Blog berisikan tentang materi kuliah ERP (Enterprise Resource Planning) di Universitas Pancasila dengan dosen Ir. Agung Terminanto, MBA.
Selasa, 01 April 2014
Tugas 1 ERP (Enterprise Resource Planning) untuk PR 1
Nama : Sigit Raharjo
NIM : 4412216251
Alias : nico robin
PR 1
Saya bekerja di PT. Unilever Indonesia, Tbk perusahaan tempat saya berkerja bergerak di bidang penyedia consumer product yang mempunyai peranan penting di indonesia. PT. Unilever Indonesia mempunyai banyak product yang di jual diindonesia untuk saat ini hampir mencapai 500 jenis produk. Dengan banyaknya produk yang diproduksi maka perusahaan dimana saya bekerja membutuhkan suatu sistem yang terintegrasi dengan baik agar dapat mengahasilkan product yang mempunyai quality yang bagus. Belum lagi ditambah perusahaan saya juga tersebar di 114 negara di seluruh dunia. Dengan komplexnya perusahaan dimana saya bekerja ini perusahaan saya menggunakan system yang terinteragasi sejak Desember 2006 dan mengimplementasi sistem SAP R/3 termasuk didalamnya modul Material Managemant (MM), dan Go Live pada Januari 2009. (ULI Annual Report, 2008).
Dalam memenuhi kepuasan pelanggan di segala segmen PT. Unilever Indonesia terus menerus melakukan inovasi – inovasi hebat setiap tahunnya. Salah satu proses yang mengambil andil besar dalam penyediaan bahan baku hingga distribusi ke end user adalah proses Suplly Chain.
Mengingat banyaknya produk yang dihasilkan maka banyak kendala kendala yang muncul dalam sistem SAP seperti kendala yang terjadi di dalam proses pengadaan barang (procurement), dalam proses finish good product jadi dalam proses ini operator menginput hasil produksi setiap jam ke SAP di sistem ini terintegrasi dengan seluruh Unilever global.
Keuntungan dari system SAP adalah memudahkan perusahaan untuk mengintegrasikan proses bisnis bagi perusahaan besar, pada sistem SAP menerapkan balance score card. Membuat integrative proses chain dari company sampai lebih 3 tingkat ke hulu supplier dan lebih 3 tingkat ke hilir distributor. Mebuat laporan keuangan konsolidasi dengan multi accounting sistem, multi currency dan multi – multi lainya. SAP terdiri dari sejumlah modul apalikasi yang mempunyai kemampuan mendukung semua transaksi yang di perlukan suatu perusahaan dan tiap aplikasi bekerja secara berkaitan satu dengan lainnya. Semua informasi yang tersimpan di dalam SAP dapat diakses oleh bagian organisasi yang membutuhkan pada saat dibutuhkan.
Kerugian dari system SAP antara lain Scope integrasi, harga license tiap user SAP yang relative mahal, biaya consultan yang lumayan mahal, kelengkapan data entry dan batas waktunya yang menuntut kedisplinan usernya.dimana dalam mengimplementasikan SAP, perusahaan harus menyediakan SDM yang sebagai user dan penanggung jawab atas change management process.
PR 2 merangkum blog berikut link download : https://www.dropbox.com/s/dmq46syrmrp65yk/PR%202%20merangkum%20blog.pdf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar